Ia menatapku dengan tatapan sayu tapi penuh rasa sayang, “Gus, aku sangat ingin melakukan itu denganmu, tapi … tapi …,” ia tak melanjutkan kalimatnya.“Mengapa sayang? Apakah ia keluar hotel?”
“Celaka, rupanya The Big Boss mencari jejakku,” pikirku. Bokep Asia okhh …. Rupanya Mbak Ina sebelumnya membawa bekal untuk menambah sensasi kebersamaan kami. “Rupanya Mbak Ina yang menjadi dalang di balik semua ini?”
“Jadi kamu nggak suka atas ulahku memindahkanmu?” desisnya sambil memandangku tajam. “Hmmm, nggak apa-apa, Mbak. Mudah-mudahan Bu Ina memperbolehkan aku pulang duluan, abis udah kangen pada Mama sih!










