Sesaat kemudian aku masih sempat melihat kaki kananku digips… mungkin patah kena stick soft ball.Mita menutup kembali selimut tadi dan Dian tidak sempat melhat lukaku karena dia sibuk nangis… hatinya memang lemah… sepertinya dia melankolis sejati.“Mita sini aku mo bilangin kamu ” kataku…Mitapun menunduk mendekatkan telinganya ke mulutku.“Jangan bilang sama Dian soal apa yang kamu lihat barusan… kamu suka ngga’ ?” kataku berbisik.“Serem ” bisiknya bales.” Dian… kamu jangan lihat lukaku… nanti kamu makin ngga’ kuat lagi nahan nangis… ” kataku. Bokep Indo mereka sepertinya telah cukup lama melihat adegan kami bertiga… jadi maksud kedatangannya hanya dua kemungkinan… mo nonton dari dekat




















