“Maafkan saya Kang …” katanya di sela-sela isakan tangisnya. Aku coba menduga-duga, mungkin dia tak betah karena mengerjakan urusan rumah tangga mirip pembantu. Bokep India ”
“Kenapa saya?” tanyaku lagi. “Ooooohhhh….. Kurebahkan tubuhku menindihnya. pelan-pelan Kang, saya udah lama banget engga …..” Memang, kepala k0ntolku serasa membentur tembok walaupun Aku yakin dia telah lembab. Kembali Aku membaca koran. Cerocohan ribut yg keluar dari mulut Lilispun sama. Aku mulai menikmati. Tak ada ‘kain keras’ di antara kami. Wajah mirip, hanya isteriku langsat dia sawo matang. ?” Kulihat ekspresi wajahnya yg kaget sekejap. Sampai suatu saat sedang asyiknya Aku membaca tanpa kusadari Lilis sdh berdiri










