Aku baru
ingat, kalau Bu Rochim ada acara di Dinas Pertanian. Reflek kuelus sendiri kemaluanku. Bokep Asia Bu Rochim pulang. Sudah bisa dapat anak”. Dapat kurasakan kehangatan yang dihantarkannya. “Emangnya..?” tanyaku heran. “Ya”
“Kalau begitu, duduklah di pangkuanku”
Aku
kaget, tapi tanpa berkomentar aku lalu duduk di atas pahanya. Kak Tina selalu membangunkan aku setelah dia memasak air. “Mimpi basah?”. Pantas, Kak Tina tak
mengijinkanku membacanya, pikirku. Saya belum pernah Kak Tina ijinkan membacanya”. “Atau…”, Kak Tina memandangku, lalu tersenyum lebar, “Kamu mimpi basah ya, Sapto?”. Kak
Tina tampak kepanasan. Aku memicingkan mata, menguceknya dengan tanganku.




















