Rully ada di sini”, sambutku sambil ketakutan, ada apa kiranya dia mencariku.“Ah kamu, cepet cuciin rambutku segera, aku ada undangan nih. Bokep Ojol kalo nggak mau ya sudah”, katanya semakin tinggi. Kemudian dia membaringkan tubuhnya di atas sofa dengan posisi telentang dan rambutnya yang panjang dan sudah kering tersebut tergerai ke lantai.Pemandangan yang sangat mengesankan, sebentar-sebentar Ibu Tia menyibakkan rambutnya. Ternyata pijitanku tadi membuat Ibu Tia agak gelisah, mendongakkan kepala, menaikkan dadanya, menggeser posisi tidurnya dan lain sebagainya. Zus..” teriaknya langsung ke pemilik salon.“Ada apa Bu?” jawab pemilik salon itu.“Boleh nggak kapan-kapan aku cucinya di rumah saja. Bila perlu ditunggunya.Oh ya, rambutnya




















