Entah kenapa aku kurang tahu.“Mungkin dokter ganteng dan baik hati” kata Nia, suster yang selama ini membantuku.“Ah kamu . Bokep SMA Bukan dari atas, tapi dari bawah. Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan.‘Cukup Bu” kataku sambil mengembalikan cup ke tempatnya. udah baikan”
“Udah Dok. tak ada tanda-tanda kangker kok”“Dok ..” Katanya serak sambil menarik tanganku, mata terpejam dan mulut setengah terbuka.Kedua bulatan itu bergerak naik-turun mengikuti alunan nafasnya. Dengan agak gugup memintaku untuk mencabut, lalu meraih Hpnya sambil memberi kode supaya aku diam.Memegang HP berdiri agak menjauh membelakangiku, masih bugil, dan bicara agak berbisik.




















