“Mhh…payudara yang sangat indah” tangan kananku pun mulai meremas lembut payudara itu. Bokeb Aku melihat Elvita berlari keluar sambil menutupi kepalanya dengan tas agar tidak terkena hujan. Tangan kananku lebih aktif lgi masuk ke dalam kemejanya, benar saja, gundukan itu sangat lembut, ketika kulit tanganku bersentuhan dengan kulit payudaranya yang halus sekali. Kadang gurauan ringan itu yang tidak pernah aku dapatkan dari pacarku atau teman affair-ku. “Maaf Lena…aku ga konsen banyak pekerjaan…”.“Ya sudah…” ujarnay tersungut sambil mengancing kembali blousnya terus berlalu.Sore itu aku sedang membantu persalinan, sengaja aku panggil Elvita untuk mendampingiku. Dadanya tidak sampai terlihat betul lekukannya seperti Elvita, kulitnya




















