Tampak cukup banyak mobil yang di tempat parkir. Dia nggak menanyakan kamar VIP atau regular, sebab dia sudah tahu “kebiasaanku”.Dengan diantar room boy saya langsung menuju kamar. Vidio Sex Wah, nggak sabaran nih!!“Tolong kamu duduk aja dulu di tempat tidur.”Sambil kuperhatikan wajahnya, kali ini dia memandang ke atas, yang jelas tidak menghitung jumlah kotak yang ada di plafon. Saking banyaknya pesanan, paling tidak sudah dua atau tiga tamu. Sendirian,” jawabku, sambil memandangnya.“Sudah pernah ke sini?” tanyanya lagi, sambil membuang muka, melihat ubin, yang bentuk dan jumlahnya selalu sama.“Belum,” jawabku.




















