Tamara sempat berhenti sejenak di hadapan selangkangan Tukul, dia bisa melihat ular naga Tukul yang menggeliat dan membesar di dalamnya. Bokeb Kata Tukul sambil meringis menjijikkan.Tamara termangu dan menatap Rafly dengan jengkel. Gimana pemirsa semua? Cairan bening mani Peppy menetes-netes dari pinggir bibir Tamara.Dasar julung-julung! Cabut! Tidak ada jalan lain, apapun akan dilakukannya untuk bertemu Rasya. Ini dia hidangan utamanya!Renggangkan kakimu, Tam, kata Tukul. Puas kamu dientotin Mas Tukul? Saya dulu berawal dari pekerjaan kasar, lalu menjadi cover boy, lalu jadi pelawak sampai sekarang sukses seperti ini(Penonton mengelu-elukan Tukul dan tertawa terbahak-bahak)Tukul segera mempersilahkan Tamara duduk dan berbincang-bincang sejenak dengannya tentang




















