Aqu benci dgn semua orang yg bahagia melihat Mbak Indira diambil orang lain. XNXX Jepang Namun Lidya malah membalasnya dgn sinar mata yg saat itu sangat sulit ku artikan.“Kenapa kau menciumku..?” tanyaqu polos.“Aqu mencintaimu”, sahut Lidya agak ditekan nada suaranya.“Cinta..?” aqu mendesis tak mengerti.Entah kenapa Lidya tersenyum. Sesaat aqu tersentak kaget, tak menygka kalo Lidya akan seberani itu. Namun aqu masih tetap diam, tak tahu apa yg harus kulaqukan. Di kampus, sebenarnya ada seorang perempuan yg perhatiannya padaqu begitu besar sekali. Memandangi Lidya yg sudah rapi berpakaian. Dan jarak umur antara kami cukup jauh juga.




















