Karena sudah tidak ada tempat duduk lagi maka aku duduk diatas ranjangnya. Aku sudah tidak peduli dengan penumpang di sampingku. Bokep Ojol Mau langsung ke Ciawi agak ngeri, apalagi setelah membaca liputan tadi”.Dari logatnya aku menduga ia berasal dari Banjar. Kulempar senyum dan iapun membalas sekedarnya. Sss”
“Yeah Della.. “Anto,” kataku sambil kujabat tangannya.Aku berpikir, kalau saja dia tidak memerlukan pertolonganku, mungkin dia tidak akan mengajak berkenalan. Kulihat sekilas barangnya masih berantakan di atas ranjang. Kami masih bicara ke sana ke mari, sampai akhirnya kami merasa mengantuk. Aakkhh..”. Ouch..”Kami mengelepar menikmati kenikmatan yang kami rasakan bersama.




















