Sadar bahwa hal ini bukan masalah sepele, ia pun membuka semua laci lemarinya dengan agak panik mencari sisa simpanan kondom yang ia miliki. Sekarang, Mr. Bokeb Bean dan tangannya menggegam batang Mr. Anna-pun segera mengikutinya. Tapi Anna masih lemas dan tak membalas. Bean berbaring santai di sebelahnya sambil tetap menjaga batang kemaluannya agar tetap berdiri kokoh sebelum permainan utama usai. Tangan kirinya kali ini turun ke bawah meja dan terlihat oleh Mr. Perut datar nan elok menuju otot bagian bawah perut yang agak menonjol ditumbuhi rambut halus. Ia pun segera ke bagian tempat menjual kondom.




















