Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Bokeb Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat. Dan lagi, sekarang.. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Erik bergeser ke sampingku. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. “Hmm..kamu menyukainya bukan?




















