“Maaf, Bu,” katanya lagi sambil menjauhkan dirinya dariku. Bokep Korea Rupanya Pak Oding belum tidur dan masih nonton. Tidak heran jika malam hari amat sepi dari kebisingan. Buah dadaku pun tidak luput dari jamahan tangan kasarnya. “Nggak,” kataku singkat. Aku maklum, sebab sebagai laki-laki normal, Pak Oding tentu juga memiliki nafsu dan keinginan, namun aku tidak mungkin berselingkuh dengan pembantuku. “Bu, Bapak pulangnya kapan? Sebagai pengusaha, ia ingin kudampingi sehingga tidak merepotkannya untuk pulang pergi ke Padang menemuiku. Ihhhh ngeri, pikirku. yang menjaga,” jawabku. Yang satu perempuan, sementara satunya lagi seorang laki-laki yang bertugas menjaga rumah sekaligus membersihkan mobil dan taman di




















