“Eh..pelan-pelan dong Mas, nanti kelewat lagi kayak kemaren” tiba-tiba Milla memecahkan pikiran yang ada di benakku. Udah Mas!” mulut Anna terus meracau, berbeda sekali dengan hari biasa yang memang begitu pendiam. Jilbab bokep Milla ternyata sering bercerita ke sahabatnya ini bagaimana kami menghabiskan akhir pekan dan malam-malam penuh cinta dan romantis, sedangkan cara Anna berpacaran hanyalah sebatas berpegangan tangan dan berciuman bibir saja dan Anna ingin lebih dari itu. Anna ada apa? Kulihat keceriaan di wajah kedua mempelai itu, tapi dibalik semua itu kulihat kegelisahan pada tatapan Anna saat aku memberikan ucapan selamat kepada keduanya.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,




















