Memang istriku benar-benar membuat hidupku penuh semangat dan gairah.Tetapi karena istriku tidak hamil-hamil juga aku jadi agak kawatir. Bokeb hati-hati!” Bu Tadi menjerit kaget.“Aduh nyalib kok nekad amat siih”, gerutuku.“Makanya kalau nyetir jangan macam-macam”, kata Bu tadi. Bu Tadi semakin naik, menggeliat dan merangkulku, melenguh dan merintih. Jangan-jangan nggak jadi main nih”, kataku menggoda.“Iiih, dasar”, katanya sambil mencubit pahaku kuat-kuat.“Makanya jangan ngomong saja. Nggak usaah aku katakan saja deh”, kubuat Bu Tadi penasaran.“Emangnya kenapa siih.” Bu tadi memandangku penuh tanda tanya.“Tapi janji nggak marah lho.” kataku memancing.




















