Manis banget senyumannya. “Nin maaf ya, aku balik duluan.” pamitku dengan sedikit terhuyung karena Nita menarik tanganku dengan keras.“Iya Bram, enggak papa kok. Bokep India “Iya aku gak pulang, sudah dong nangisnya.”“Hiiksss…. Soalnya Mamamu khawatir takut ada apa-apa dengan kamu, Nit.” ucap Bunda di ujung telpon sana.“Iya, Bun. Lagian kamu tau sendiri kan kalau aku sudah terbiasa sendirian sejak kecil.” ujarnya.Nita hanya tinggal berdua di rumah dengan Mamanya dan di temanin satu orang supir dan satu orang ART, kedua orang tuanya sudah berpisah sejak lama.Aku merasa iba kepada Nita, apalagi saat mendengar pernyataannya bahwa ia sudah terbiasa sendirian di rumah.“Emang kamu gak




















