Belum sempat aku membalas ciumannya, Mbak Viona sudah bangkit dan bergeser ke samping. Sambil memeluknya mulutku langsung mengulum tokenya yang sebelah kanan.Mbak Viona tidak berhenti mendesah sambil tangannya mengusap-usap rambutku. Bokepjilbab Kuperhatikan wajah Mbak Viona mirip ayahnya sedang Sarah mirip ibunya. Sama sepertiku, hanya beda level. “ Mbak Viona menjawab sambil tersenyum. Mbak Viona kemudian melepas BH, kulot dan CD-nya yang juga berwarna hitam. Aku baru mengerti, Sarah sengaja melama-lamakan membenahi catatan rapat supaya ada kesempatan ngomong berdua denganku.“Emangnya, ada apa sih?” aku balik bertanya.“Enggak ada apa-apa sih ..




















