Pernikan kita dahulu dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Vidio Sex Bergaun putih, muka pucat putih kaya topeng. Bangun tidur tidak kulihat Rosa disampingku. Aku tidak kuat” kataku pada Bimo.“Hahaha… sudah kuduga kamu pasti akan menyerah Di, ok lah kita bertemu siang ini di kantin biasanya”,Aku dengar gelak tawa Bimo di ujung telepon sana.Sesampainya di rumah, seperti biasa dengan senyum indahnya, Yuni menyambut kedatanganku. Tidak seperti Yuni yang lusuh dan bau minyak. Masih teringat ekspresi para tamu undangan yang tersenyum-senyum menyaksikan dua pasang pengantin dengan mempelai pria kembar identik.




















